Sidak RPH Tambak Osowilangun, Dewan Soroti Kandang dan Infrastruktur

Sidak RPH Tambak Osowilangun, Dewan Soroti Kandang dan Infrastruktur Komisi B DPRD Surabaya saat meninjau pembangunan RPH Tambak Osowilangun.

Machmud juga memastikan bahwa kedekatan lokasi RPH dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan masalah, karena sampah yang ada merupakan hasil daur ulang, bukan limbah berbahaya.

Direktur Utama Perseroda RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menyatakan bahwa pembangunan RPH Tambak Osowilangun merupakan langkah strategis untuk menggantikan fasilitas lama di Pegirian dan Kedurus yang sudah tidak representatif.

“Fasilitas baru ini lebih modern dan higienis. Namun, proses transisi harus bertahap karena lokasi cukup jauh dari pasar tradisional,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kapasitas kandang saat ini hanya mampu menampung sekitar 200 ekor sapi, jauh dari kebutuhan ideal sebanyak 500 ekor. Keterbatasan ini menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.

Pembangunan RPH Tambak Osowilangun menelan anggaran sekitar Rp30 miliar, dan diharapkan mampu menjadi pusat pemotongan hewan yang andal dan modern untuk memenuhi kebutuhan daging di Kota Surabaya. (van/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO