Workshop Wartawan Surabaya.
BANGSAONLINE.com - Workshop wartawan Surabaya yang membahas potensi aset Pemerintah Kota Surabaya untuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Acara yang digelar di Balai Diklat Pemkot Surabaya, Prigen, ini dinilai strategis oleh jajaran Pemkot dan anggota DPRD Surabaya.
Sebanyak 75 wartawan yang aktif meliput isu politik dan pemerintahan kota hadir dalam forum tersebut, bersama seluruh anggota Komisi A DPRD Surabaya, dan Imam Syafi’i dari Komisi D, yang juga merupakan mantan jurnalis senior.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser, mengaku terkesan dengan kualitas dan relevansi topik yang diangkat.
“Selama saya di pemerintah kota dan Diskominfo saya sering mengikuti talkshow yang diadakan temen-temen media. Tapi tidak pernah membuat acara sebagus ini, acara malam ini luar biasa,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai forum ini penting karena menyatukan peran pemkot, DPRD, dan media dalam mencari solusi peningkatan PAD.
“Acara ini sangat bermanfaat karena mengangkat isu yang memang dibutuhkan pemerintah kota untuk memperkuat PAD. Kolaborasi seperti ini perlu terus dilanjutkan agar hasilnya nyata bagi masyarakat,” kata politikus yang akrab disapa Cak Yebe itu.
Imam Syafi’i, anggota Komisi D DPRD Surabaya sekaligus mantan wartawan Jawa Pos, juga memberikan apresiasi. Ia menyebut workshop ini sebagai ruang kontribusi nyata bagi wartawan dalam pembangunan kota.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




