Tim KWG saat mengikuti lomba perahu dayung tradisional Kapolres Cup 2025 di Desa Gredek. Foto: Ist
"Lomba ini juga bagian dari upaya mencetak atlet dayung di masa depan," pungkasnya.
Camat Duduksampeyan, Merista Dedy Hartadi, turut mengapresiasi terselenggaranya lomba yang menurutnya sukses berkat kolaborasi antara pemerintahan desa, karang taruna, dan tokoh masyarakat.
"Kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi antar peserta dan untuk mencari bibit atlet dayung potensial, juga sangat bagus untuk membangkitkan UMKM di Desa Gredek," ucapnya.
Sekretaris KWG, Azharil Farih, menyampaikan bahwa keikutsertaan tim bukan sekadar memeriahkan acara, tetapi juga bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan kebersamaan seperti ini. Selain itu, ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan warga,” tuturnya.
Ia berharap lomba perahu dayung di Desa Gredek dapat terus digelar setiap tahun dengan konsep yang lebih meriah.
"Kami yakin, ke depan bisa menjadi festival tahunan yang meriah," ujarnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




