Upacara penurunan bendera dalam peringatan HUT ke-80 RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jika biasanya prosesi penurunan bendera berlangsung lebih sepi dibanding pengibaran, suasana berbeda terlihat di Gedung Negara Grahadi, Minggu (17/8/2025) sore.
Ribuan warga memadati halaman lokasi untuk menyaksikan penurunan bendera dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang tetap berlangsung meriah dan penuh semangat.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Kehadiran masyarakat bukanlah spontan, melainkan hasil undangan resmi dari Pemprov Jatim. Gubernur Khofifah sebelumnya telah menyediakan 4.000 undangan gratis agar publik dapat berpartisipasi dalam rangkaian upacara, baik saat pengibaran maupun penurunan bendera.
Antusiasme warga sudah terlihat sejak pagi. Di sore harinya, banyak keluarga datang bersama anak-anak, bergabung dengan ASN, veteran, dan komunitas umum yang memenuhi halaman Grahadi.
Penurunan bendera jauh dari kesan lengang. Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah mengiringi penampilan ratusan pelajar yang membawakan tarian dan pertunjukan marching band. Kehadiran masyarakat membuat prosesi terasa lebih hidup dan bermakna.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




