Immanuel Ebenezer (kanan) dan Jokowi. Foto: istimewa
Saya beberapa kali menyampaikan bahwa Prabowo tak perlu ewuh pekewuh lagi atau merasa berhutang budi terhadap Jokowi. Karena "jasa baik" Jokowi soal pemenangan Prabowo dalam pemiihan presiden sudah dibalas oleh Prabowo dengan diakomodasinya Gibran sebagai Wapres . Itu "balas budi" yang luar biasa besar karena Prabowo telah mempertaruhkan nama baik bahkan kehormatan negara dan bangsa.
Jujur kita sedih. Ditengah kita merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI justru banyak kasus hukum terjadi secara tak masuk akal. Ironisnya, sekali lagi, Ebenezer itu adalah dikenal sebagai orang dekat Jokowi. Bahkan ia dikenal sebagai pembela Jokowi.
Semoga Prabowo masih bisa kita harapkan menjadi presiden tegas terhadap kasus korupsi, pelanggaran konstitusi dan pelaranggan aparat hukum dan kasus lainnya.
Rakyat juga berharap Presiden Prabowo mengerem kenaikan pajak yang kini menjadi biang kemarahan rakyat.
Sebab hanya itulah yang bisa mendatangkan legitimasi ke depan dan legitimasi sesungguhnya. Bukan survey dan pecintraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




