Perwakilan driver ojol saat bertemu dengan Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, Wali Kota Batu Nurochman, dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dalam suasana duka, sebanyak 26 perwakilan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Batu berkumpul di Pos Polisi Batos Kota Batu untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak berwenang, Sabtu (30/8/2025).
Kedatangan mereka menyusul tewasnya driver ojol, Affan Kurniawan (20), pada 28 Agustus lalu saat terjadi demonstrasi di Jakarta.
BACA JUGA:
- Viral Isu ‘Pocong Begal’ di Malang Raya, Polres Batu Pastikan Belum Ada Laporan Resmi
- Polres Batu Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Tulungrejo
- Polres Batu Bongkar Sindikat Curas Modus Kencan Online
- Perkuat Benteng Generasi Muda, Satresnarkoba Polres Batu Gelar Edukasi Bahaya Narkotika di Bumiaji
Dalam kesempatan itu, para driver ojol ditemui oleh Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, Wali Kota Batu Nurochman, dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.
Ketua Komunitas Ojol Grasiba, Burhanudin, mengungkapkan harapannya agar Kota Batu tetap dalam keadaan kondusif dan aman.
"Terus terang saya tidak ingin Kota Batu seperti kota lain yang melakukan demo anarkis. Kita ingin tetap kondusif dan aman. Bila terjadi anarkis, korbannya juga kita sendiri," ujarnya.
Untuk mengenang tujuh hari kepergian Affan Kurniawan, Burhanudin mengatakan komunitas ojol berencana menggelar doa bersama lintas agama. Ia menegaskan bahwa acara tersebut bertujuan untuk menetralisir keadaan dan berharap kegiatan bisa berjalan dengan khidmat.
"Kita harapkan doa ini dapat membawa ketenangan bagi keluarga dan komunitas ojol," tambahnya.
Selain itu, Burhanudin menjelaskan bahwa mereka merekomendasikan lokasi untuk acara doa bersama, yaitu di Balai Kota Among Tani atau Rumah Dinas Wali Kota Batu. Hal ini dilakukan agar acara dapat dihadiri oleh banyak orang dan berlangsung dalam suasana yang damai.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




