Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas akses kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pasar Murah di Kelurahan Jemur Wonosari, pada Selasa (2/9/2025).
Dalam agenda tersebut, ia menyampaikan bahwa pasar murah merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar dan aman, serta mudah dijangkau oleh masyarakat.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
“Kita ingin memastikan distribusinya lancar dan penjangkauannya aman. Ini persoalan akses, sehingga pasar murah harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pasar murah ini digelar secara rutin dan berpindah-pindah ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Tujuannya adalah mendekatkan akses kebutuhan pokok, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pasar tradisional.
“Pasar murah ini hadir sebagai substitusi dari keberadaan pasar tradisional, sehingga masyarakat yang jauh dari pasar tetap bisa menjangkau sembako dengan harga terjangkau,” kata Khofifah.
Pada kegiatan Pasar Murah kali ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar umum di Surabaya.
Beras premium ditawarkan seharga Rp14 ribu per kg, sementara beras medium dijual Rp11 ribu per kg. Gula pasir tersedia dengan harga Rp14 ribu per kg, dan Minyakita dijual Rp13 ribu per liter.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




