Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (kanan), bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (dua dari kiri), bersama Menko PMK, dan Wali Kota Mojokerto saat acara malam puncak PRB 2025 di Mojokerto.
Malam puncak Bulan PRB 2025 turut diisi tausiyah dan arahan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. Suasana hangat kebersamaan dan semangat tangguh bencana mewarnai jalannya acara hingga selesai.
Pratikno menyampaikan pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus dilakukan bersama-sama, mengingat lebih dari 3.500 tercatat setiap tahunnya terjadi di Indonesia.
“Mohon kita sama-sama cegah bencana. Yang sederhana saja, buang sampah jangan sembarangan. Sungai dijaga kebersihannya. Tentu saja kita harus paham bahwa ketika terjadi bencana, kita tahu apa yang harus dilakukan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistuanto Dardak, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Jatim sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa Provinsi Jatim berkomitmen menurunkan indeks risiko bencana, yang terbukti menurun dari 137,88 pada 2019 menjadi 95,75 di tahun 2024.
“Ini adalah buah kerja keras bersama pemerintah dan masyarakat. Warga Jawa Timur semakin adaptif dan tangguh menghadapi bencana,” ucapnya.
Melalui momentum sebagai tuan rumah penyelenggaraan PRB, Emil mengajak seluruh rakyat Jatim agar bisa menjadi percontohan bagaimana masyarakat menjadi lebih tangguh dalam mengantisipasi bencana. (dev/msn)
Acara tahunan ini dihadiri berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga tokoh masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




