Gubernur Khofifah ketika menerima audiensi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher R. Green.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menerima audiensi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher R. Green, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (3/10/2025). Agenda tersebut membahas peluang kerja sama bilateral di bidang pendidikan, kesehatan, dan investasi.
Di sektor pendidikan, Khofifah menyampaikan bahwa telah terjalin dua nota kesepahaman (MoU). Pertama, antara Universitas Brawijaya dan Texas International Education Consortium (TIEC), memungkinkan mahasiswa memulai studi magister di UB dan menyelesaikannya di universitas anggota TIEC di Amerika Serikat.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
"Jadi untuk pendidikan, sudah ada 2 MoU. Pertama antara Universitas Brawijaya dengan Texas International Education Consortium atau TIEC. Ini adalah Lembaga Persatuan Perguruan Tinggi di Texas. Jadi kerja samanya adalah bagaimana agar mahasiswa bisa memulai S2 di Unibraw dan kemudian diselesaikan di Amerika," paparnya.
MoU kedua melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Arizona State University. Kerja sama ini menghadirkan guru besar dari Arizona untuk mengajar kursus desain aplikasi dan IT bagi pemuda usia 18-24 tahun, serta pengiriman dosen ITS ke Arizona.
Johns Hopkins University juga menjajaki kerja sama pendidikan dengan Jawa Timur, termasuk kunjungan ke KEK Singhasari untuk melihat potensi riset dan kolaborasi.

Khofifah turut meminta dukungan pengiriman native speaker dari Amerika untuk mengajar di sekolah matra Jawa Timur yang unggul dalam akademik, kedisiplinan, toleransi, dan kebangsaan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




