Petugas saat berjibaku dengan api yang membakar SDN Potoan Daya 2, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kebakaran melanda SDN Potoan Daya 2 yang berlokasi di Dusun Bajur, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Minggu (5/10/2025) sekira pukul 22.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul di ruang guru sebelum merembet ke dua ruang kelas di sebelahnya.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
Camat Palengaan, Muzanni, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan, kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat nyala api dari area kantor sekolah.
“Saat diketahui, api sudah membesar di ruang guru dan cepat menjalar ke ruang kelas karena bangunan didominasi material kayu dan plafon mudah terbakar,” ujarnya.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting. Sebelum kejadian, aliran listrik di wilayah sekitar sempat mengalami padam hidup (byar-pet), dan tak lama setelah listrik kembali menyala, api muncul di ruang kantor.
Sementara itu, Kasi Operasional dan Pengendalian Kebakaran Damkar Satpol PP Pamekasan, Zainuddin, menjelaskan bahwa tim pemadam langsung bergerak setelah menerima laporan dari Kepala Desa Potoan Daya, Rofiuddin.
“Kami menerima laporan pukul 22.38 WIB, tiba di lokasi pukul 22.46 WIB membawa 2 unit mobil damkar dan 2 unit tangki suplai air dari Damkar dan BPBD. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.27 WIB,” katanya.
Sedangkan Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, turut membenarkan kejadian ini. Berdasarkan keterangan saksi bernama Nor Kholis, tukang kebun sekolah, api pertama kali terlihat di ruang guru, di mana saat itu saksi sedang mengambil daun pisang di seberang jalan, serta mendengar suara seperti kayu terbakar.
“Saat menoleh ke arah sekolah, terlihat percikan api di ruang guru, kemudian cepat merembet ke ruang kelas I hingga kelas III,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.
“Dari keterangan saksi, dugaan sementara memang akibat hubungan arus pendek listrik. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun aktivitas belajar mengajar di SDN Potoan Daya 2 dipastikan terganggu karena 3 ruang kelas mengalami kerusakan berat. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




