Ia menyebut sejumlah daerah mitra potensial, seperti Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang, dan Probolinggo.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan difokuskan pada berbagai isu strategis, salah satunya pengentasan kemiskinan ekstrem.
Sementara itu, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, menegaskan pentingnya kesinambungan kolaborasi antara universitas dan pemerintah daerah, terlepas dari siapa pun yang sedang menjabat.
“UNEJ dan Pemkab Jember punya tanggung jawab bersama untuk bertumbuh. Sinergi ini harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Iwan berharap kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai program konkret yang bermanfaat bagi masyarakat Jember.
“Prinsip kerja sama kami adalah saling mendukung dan memberikan keuntungan bersama, tidak hanya dalam aspek finansial, tetapi juga dalam hal dampak sosial dan pembangunan,” pungkasnya. (nga/yud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




