Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Memasuki era global yang penuh tantangan, Khofifah mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi disrupsi teknologi dan kemajuan kecerdasan buatan (AI).
“Bangunlah nalar kritis, kembangkan kreativitas, jadilah inovatif dan kolaboratif, namun tetap beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Itulah bekal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Selain aspek intelektual dan karakter, Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kejujuran.
“Kalian adalah Generasi Emas yang akan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Maka jagalah persaudaraan dan jadilah penjalin sinergi bagi bangsa dan daerahmu,” katanya.
Ia turut menyampaikan rasa bangga terhadap para taruna yang memperlihatkan kemampuan militer Angkatan Laut.
“Anak-anakku berjajaran di belakang taruna ada KRI Surabaya, KRI Banjarmasin, KRI Gusti Ngurah Rai dan KRI yang paling baru dan paling besar se-Asia yaitu KRI Brawijaya,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur atas inisiasi pembaretan bersama, serta penghargaan kepada seluruh mitra strategis seperti Kasal, Kasau, Kasad, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Danlanud Iswahyudi, Kodaeral Jatim, IPDN, dan Pondok Pesantren Dalwa Pasuruan atas dukungan dalam membangun ekosistem pendidikan ketarunaan di Jawa Timur. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




