Bupati Jember saat memberi keterangan ke awak media.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengaku terkejut setelah menerima banyak aduan masyarakat terkait kondisi jalan yang memprihatinkan di sejumlah wilayah. Keluhan itu kerap didengar saat berkunjung ke desa-desa melalui agenda Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku).
Pada pelaksanaan Bunga Desaku Season ke-7 di Kecamatan Kencong, Minggu (23/11/2025), aspirasi serupa kembali disampaikan warga. Dalam kunjungannya, kepala daerah yang akrab disapa Gus Fawait itu berdialog langsung dengan perangkat desa, ketua RT/RW, hingga kepala desa untuk memastikan suara masyarakat tersampaikan tanpa perantara.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
“Setiap kali kami turun lewat program Bunga Desaku, hampir selalu ada warga yang menyampaikan keluhan, terutama soal kondisi infrastruktur,” tuturnya.
“Mulai persoalan pelayanan, sarana umum, sampai kebutuhan administratif, semuanya langsung kami dengar,” imbuhnya
Di hadapan warga Kencong, ia mengaku tercengang melihat kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten yang jauh dari ekspektasi.
“Saya cukup kaget setelah melihat langsung bagaimana kondisi jalan di beberapa titik. Informasi dari warga menunjukkan bahwa banyak ruas jalan kabupaten yang kondisinya memang belum layak,” ucapnya.
Pendataan pihak kecamatan dan desa menunjukkan kebutuhan anggaran perbaikan seluruh jalan rusak mencapai Rp1,2 triliun. Nilai besar itu membuat perbaikan dilakukan bertahap.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




