Dialog FKUB dan Forkopimda, Wali Kota Kediri Ajak Kuatkan Kolaborasi Jaga Kerukunan

Dialog FKUB dan Forkopimda, Wali Kota Kediri Ajak Kuatkan Kolaborasi Jaga Kerukunan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama pengurus FKUB Kota Kediri.

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Vinanda Prameswati menyampaikan arahan penting dalam Dialog antara Forkopimda dan Forum Kerukunan antar Umat Beragama () yang digelar di Ruang Joyoboyo Balai , Selasa (25/11/2025). 

Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk menjaga toleransi dan kerukunan yang ada di .

"Saya mengapresiasi jajaran Forkopimda Plus dan . Dimana hari ini kita telah berdialog dan hasilnya kita semua punya visi yang sama agar adem ayem. Kerukunan menjadi prioritas kita bersama," ujar Vinanda.

Vinanda menyampaikan memiliki karakter sosial yang unik. Kota ini kecil hanya tiga kecamatan. 

Namun ini memiliki keragaman budaya, agama dan memiliki banyak pondok pesantren. Maka penting menanamkan bibit toleransi sejak dining, termasuk di sekolah.

"Saat ini SMP di tengah menjadi sorotan baik yakni SMPN 4 dan SMPN 1 dengan sekolah moderasi beragamanya. Dimana sekolah menjunjung tinggi nilai kebhinekaan dan memberikan fasilitas setara untuk semua agama. Bahkan di SMPN 1 Kediri ada galeri moderasi beragama," ujarnya.

Vinanda meminta agar anak muda dilibatkan dalam menjaga kerukunan di . Dengan kemajuan teknologi anak muda dapat mengakses semua informasi melalui gadgetnya. 

Kadang kala informasi yang didapatkan menjadikan intoleransi di kalangan anak muda. Saat ini juga marak terjadi bullying di kalangan anak muda yang didasari adanya perbedaan.

"Kita harus libatkan anak-anak muda untuk menjaga kerukunan. Saya mengapresiasi langkah dalam progran KFUB Goes To School. Dimana itu menjadi upaya memupuk kerukunan dan toleransi di kalangan muda," ungkapnya.

Wali Kota termuda se Indonesia ini juga menegaskan pentingnya langkah nyata dalam mitigasi isu intoleransi di

Di sendiri memiliki Satgas Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Di mana tugasnya melakukan deteksi dini apabila ada gangguan. 

FKDM ini bisa dikolaborasikan dengan jajaran Forkopimda Plus dan juga dalam memitigasi isu intoleransi. Sehingga dapat segera di atasi dan tidak menjadi besar.

"Saya rasa ini bisa dikolaborasikan untuk melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang mengancam kerukunan di . Sehingga nanti ketika ada masalah intoleransi atau lainnya dapat disinergikan. Memang untuk menjaga toleransi dan kerukunan ini harus berkolaborasi dengan semua pihak," tegasnya.

Vinanda juga menyampaikan akan pentingnya deteksi dini menghadapi momen Natal dan Tahun baru.

Pemerintah , Forkopimda Plus dan harus bersiap untuk menghadapi momen tersebut. 

Pasti banyak orang yang mudik di sehingga menyebabkan kemacetan dan bertambahnya volume kendaraan.

"Untuk itu bersama-sama harus kita antisipasi. Agar perayaan Natal dan Tahun Baru di berjalan aman, lancar, dan nyaman," pungkasnya. (uji/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Warnai Peringatan Hari Bumi dan Hari Air Dunia di Kota Kediri':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO