Istighosah yang dipimpin Kiai Asep.
“Pemkab Mojokerto sudah memperjuangkan luar biasa. Tidak ada penurunan Siltap seperti di daerah lain. Ini menyangkut kehidupan keluarga para kepala desa dan perangkat desa,” imbuhnya.
Kiai Asep pun mengaku tersinggung atas aksi demonstrasi terkait isu tersebut.
“Saya sebagai orang tua dari Bupati Mojokerto merasa tersinggung dengan adanya aksi ini, karena pemerintah sudah berusaha sebaik mungkin untuk rakyat Kabupaten Mojokerto,” keluhnya.
Sedangkan Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan istighosah, dzikir, dan shalat hajat.
“Alhamdulillah, kegiatan istighosah, dzikir, dan shalat hajat malam ini semoga membawa keberkahan bagi Kabupaten Mojokerto. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua yang telah hadir,” ucapnya.
Kepala daerah yang akrab disapa Gus Barra itu menegaskan, kegiatan keagamaan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai ikhtiar spiritual untuk mendoakan bangsa dan negara agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT. (ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




