Bakesbangpol Sampang Ingatkan Orang Tua soal Pengaruh Radikalisme Lewat Game Online

Bakesbangpol Sampang Ingatkan Orang Tua soal Pengaruh Radikalisme Lewat Game Online Chairijah

SAMPANG,BANGSAONLINE.com -Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang mengingatkan orang tua agar mewaspadai bahaya radikalisme yang dapat menyasar anak-anak melalui game online.

Peringatan ini disampaikan menyusul pengamanan ratusan anak di sejumlah daerah di Indonesia yang terpapar paham radikalisme akibat perekrutan melalui media daring. 

Kepala Bakesbangpol Sampang, Chairijah, mengimbau para orang tua untuk lebih waspada terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak, khususnya dalam aktivitas bermain game online.

“Anak-anak sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget, hingga lupa bersosialisasi secara langsung. Ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal untuk menyebarkan pahamnya,” tutur Cairijah, Jumat (2/1/2026).

Peringatan tersebut sejalan dengan temuan Densus 88 Antiteror Polri yang dirilis melalui laman resmi Humas Polri. Dalam rilis itu disebutkan adanya lonjakan signifikan jumlah anak yang terpapar paham radikalisme akibat perekrutan oleh kelompok teror melalui media daring. 

Hingga saat ini, Polri tengah mengidentifikasi sebanyak 110 anak yang direkrut secara halus melalui platform digital.

Meski belum ditemukan kasus serupa di wilayah Kabupaten Sampang, Bakesbangpol menegaskan bahwa ancaman tersebut sangat dekat. 

Hal itu mengingat akses internet dan game online kini berada dalam genggaman anak-anak.

Oleh karena itu, Bakesbangpol mengimbau para orang tua untuk lebih aktif memantau waktu serta jenis penggunaan gadget anak. 

Pengawasan dinilai penting agar anak tidak terpapar konten negatif yang berpotensi membahayakan masa depan mereka.

“Gadget seharusnya digunakan untuk hal-hal yang bersifat edukatif. Kami berharap orang tua bisa mengarahkan anak untuk lebih banyak beraktivitas di luar rumah, berinteraksi sosial, dan tidak bergantung pada gawai,” pungkasnya.