Tangkapan layar halaman ChatGPT Translate.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - OpenAI meluncurkan fitur baru, yang menyerupai seperti Google Translate. Namun sayangnya, fitur ini hanya dapat diakses melalui browser desktop maupun mobile saja atau mengakses chatgpt.com/translate.
Sekilas, tampilan ChatGPT Translate ini mirip dengan Google Translate. Dengan meletakkan dua kotak teks, satu untuk mengetik dan satunya lagi untuk menampilkan halaman terjemahan. Selain itu, terdapat menu dropdown untuk mendeteksi halaman atau memilih halaman dan bahasa target.
Berbeda dengan Google Translate, pengguna bisa melanjutkan percakapan dengan ChatGPT Translate setelah terjemahan pertama. Namun OpenAI tidak mengungkap model GPT apa yang mengotaki fitur ChatGPT Translate.
ChatGPT Translate dapat menerjemahkan sesuatu dan mempertahankan makna aslinya, tidak sekedar menerjemahkan teks kata demi kata. Layanan ini juga dapat menyesuaikan hasil terjemahan sesuai keinginan, seperti 'formal bisnis', 'untuk audiens akademis', atau 'jelaskan seperti anak kecil.'
Halaman utama ChatGPT Translate mengatakan layanan ini dapat menerjemahkan teks, gambar, dan suara, tapi dukungan untuk menerjemahkan gambar belum tersedia.
Website desktop-nya hanya bisa menerjemahkan teks, sedangkan versi mobile-nya memungkinkan pengguna menggunakan teks atau mikrofon perangkat, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (18/1/2026).
Saat ini ChatGPT Translate mendukung 50 bahasa, masih kalah jauh dibandingkan Google Translate. Pada tahun 2024 saja, Google menambahkan 110 bahasa baru untuk layanan Translate.
Chatbot ChatGPT reguler sudah mendukung fitur terjemahan selama bertahun-tahun, jadi OpenAI hanya merilis ChatGPT Translate sebagai layanan web khusus.
Belum diketahui apakah OpenAI berencana meluncurkan ChatGPT Translate sebagai aplikasi mandiri untuk semakin memepet Google Translate yang sudah tersedia dalam versi web dan aplikasi. (rif)






