Peta Zona Megathrust di Indonesia. Foto: Dok. BMKG
"Jadi gempa yang terjadi sangat bervariasi dalam berbagai magnitudo, bisa kecil, sedang, dan besar. Mayoritas gempa kecil kurang dari magnitudo 5," jelasnya.
Meski demikian, zona megathrust tetap memiliki potensi melepaskan gempa besar. Magnitudonya berkisar mulai dari 7, 8, hingga 9.
Daryono juga menegaskan, gempa megathrust tidak bisa diprediksi waktu kejadiannya. Namun umumnya akan didahului oleh gempa-gempa kecil yang berfungsi sebagai gempa pembuka dan bisa dipantau oleh BMKG melalui jaringan pemantauan kegempaan.
Sebab itulah BMKG menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap megathrust agar tidak salah persepsi.
Edukasi kebencanaan dan kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci. Terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir selatan Jawa Timur yang berhadapan langsung dengan sumber gempa megathrust. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




