SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan sosial dengan total nilai mencapai Rp7.050.325.000 dalam kegiatan Sapa Bansos sekaligus penyerahan bantuan sosial tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (22/2/2026).
Bantuan tersebut menyasar warga miskin ekstrem, penyandang disabilitas, lansia kurang mampu, penerima zakat produktif, hingga program pemberdayaan desa. Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa bantuan sosial yang diberikan terbagi dalam dua pendekatan, yakni bersifat karitatif (charity) dan pemberdayaan ekonomi.
“Ini adalah proses untuk memastikan bantuan sosial kepada penerima manfaat maksimal. Untuk KIP Jawara dan KPM Jawara masing-masing mendapatkan Rp3 juta. Sifatnya hibah, harapannya bisa menstimulir kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan charity difokuskan bagi penyandang disabilitas melalui program ASPD (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas) serta PKH Plus bagi lansia di atas 60 tahun dari keluarga kurang mampu.
Sementara bantuan berbasis pemberdayaan diberikan melalui program KIP Jawara, KPM Jawara, dan Zakat Produktif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




