“Mereka adalah sosok yang setiap hari dengan penuh keikhlasan merawat dan memakmurkan masjid, melayani jamaah serta menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di rumah-rumah Allah,” ungkapnya.
Khofifah juga menekankan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para marbot tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang sehat dan bugar.
“Kita ingin menunjukkan bahwa para marbot tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sehat, bugar, dan penuh semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi partisipasi 32 tim marbot dari berbagai daerah di Jawa Timur yang telah mengikuti kompetisi sejak awal hingga mencapai babak final.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan solidaritas antar marbot masjid di Jawa Timur.
“Semoga melalui kegiatan ini semakin tumbuh semangat untuk memakmurkan masjid, mempererat persaudaraan, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat Jawa Timur,” jelasnya.
Ke depan, Khofifah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan lebih luas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya untuk menghadirkan program-program yang kreatif, produktif, serta memberikan manfaat yang luas bagi umat, khususnya generasi muda,” tuturnya.(dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




