Kerumunan warga usai mendengar ada upaya pembobolan rumah
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Percobaan pembobolan rumah terjadi di dua blok Perum Gunungsari Indah, Karang Pilang, Surabaya, Rabu (25/3/2026) malam.
Aksi tersebut diketahui warga sekitar pukul 21.20 WIB. Percobaan terjadi di Blok AZ dan Blok KK dalam waktu bersamaan.
Di Blok AZ, warga melihat tiga orang pelaku terdiri dari dua pria dan satu wanita. Letiganya diketahui berada di atas atap rumah kosong.
Sementara di Blok KK, warga melihat satu pelaku pria.
Informasi awal disampaikan oleh warga bernama Uniska melalui radio Suara Surabaya.
Ia menyebut pelaku terlihat berada di atap rumah nomor 27 di Blok AZ.
"Dengan diketahuinya ada 3 orang diatas rumah kosong penghuni tepatnya di samping rumah blok.KK no.27, sehingga para warga antusias memblokade tiap jalan dan para remaja ada yang membawa Sajam dan alat pukul, " ujar Uniska.
Warga lain, Irwan, membenarkan adanya dua lokasi percobaan pembobolan.
Ia menyebut kejadian berlangsung hampir bersamaan di dua blok tersebut.
"Jadi pada malam itu ada dua tempat bersamaan yang akan dibobol, sepengetahuan saya selain di blok.AZ Juga blok KK yang diketahui ada 1 pelaku. Kami menghubungi Polsek Karang Pilang guna bisa menangkap para pelaku yang diketahui berada di dua blok," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Warga kemudian berjaga di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan polisi.
Petugas Polsek Karang Pilang yang datang langsung melakukan pencarian bersama warga.
Pencarian dilakukan hingga ke atap rumah yang diduga menjadi lokasi pelaku.
"Saat pencarian yang dilakukan oleh petugas Polsek dan dibantu warga ternyata para pelaku tidak ditemukan. Warga sempat kecewa karena para pelaku tidak berhasil ditangkap semua," ungkap Irwan.
Irwan juga mengungkapkan adanya kejadian mencurigakan sebelumnya. Pada Sabtu (21/3/2026), ditemukan kertas bertuliskan ancaman di salah satu rumah di Blok F.
Kertas tersebut bertuliskan "Makam Pahlawan TNI Maling Biadab".

"Jadi kertas tulisan yang tertempel pada Sabtu malam tepat hari raya idul Fitri di Blok.F itu awalnya tidak digubris, namun setelah adanya aksi percobaan pembobolan di dua blok, sehingga masyarakat lebih waspada," tambah Irwan.
Warga kini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminal. Mereka juga berharap sistem keamanan lingkungan diperkuat.
"Sebenarnya satpam yang di tempatkan hanya 1 orang itu kurang, diwilayah perumahan yang luas ini maka Tidak mampu. Ada orang luar yang masuk ke perumahan satpam aja tidak tahu," pumgkas Irwan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang AKP Kusmianto belum memberikan keterangan rinci terkait kejadian tersebut.
" Kalau lebih lengkap peristiwanya silahkan saja tanya sumber yang sampean percayai," ujar Kusmianto. (rus/van)

























