Banner Istigasah kubro yang akan digelar malam ini, Sabtu (4/4/2026) pukul 20.00 WIB. (Ist)
PASURUAN, BANGSAONLINE.com – Owner Kampung Family sekaligus Ketum Barisan Ksatria Nusantara, Muhammad Rofi’i Muchlis (Cak Ofi) bakal menggelar istigasah kubro di kawasan Kampung Family, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk 3 prajurit TNI yang gugur di Lebanon.
Ia menegaskan, istigasah yang akan digelar pada Sabtu (4/4/2026) malam pukul 20.00 WIB ini merupakan bentuk ikhtiar batiniyah untuk menghadirkan ketenangan dunia di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah.
“Ini bukan sekadar acara, tetapi gerakan spiritual. Kita ingin mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah agar dunia diberikan kedamaian dan dijauhkan dari konflik,” ujarnya.
Dalam acara yang diprakarsai oleh BKN dan Majelis Ulama Nusantara (MUN) ini, juga akan menghadirkan KH. Alawi Nurul Alam, penulis karya-karya fiqh kontemporer, yang akan menyampaikan tausiyah tentang dinamika geopolitik dengan tanggung jawab keilmuan dan spiritual umat Islam.
Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari kalangan Nahdliyin, Ahmad Mujib, Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Tangerang, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap terselenggaranya istigasah kubro tersebut.
“Ini kegiatan luar biasa. Kita butuh lebih banyak gerakan seperti ini, yang menyatukan umat dalam doa dan kepedulian global. Saya sangat mendukung penuh,” ujar Ahmad Mujib.
Ia juga mengapresiasi Cak Ofi, selaku penyelenggara acara istigasah kubro.
“Cak Ofi itu memang the best. Beliau tidak hanya bergerak di bidang sosial, tapi juga mampu menghadirkan kegiatan yang menyentuh sisi spiritual umat secara luas,” katanya.
Selain akan dihadiri langsung oleh jemaah, kegiatan ini juga akan disiarkan secara live streaming untuk menjangkau jutaan umat Islam lintas bangsa dan negara. Menurut Cak Ofi, Hal ini menjadi bukti bahwa dakwah berbasis spiritual kini mampu menembus batas geografis melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, istigasah kubro di Kampung Family diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran umat dalam mendoakan dan memperjuangkan perdamaian dunia melalui jalan spiritual.
Acara ini terbuka untuk umum, dan panitia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir serta mengambil bagian dalam doa bersama demi terciptanya dunia yang lebih damai, adil, dan penuh keberkahan. (afa/msn)

























