Ketum Barisan Ksatria Nusantara Sebut Program MBG Boros Anggaran

Ketum Barisan Ksatria Nusantara Sebut Program MBG Boros Anggaran Ketum Barisan Ksatria Nusantara, Rofi’i Mukhlis atau yang akrab disapa Cak Ofi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ketum Barisan Ksatria Nusantara, Rofi’i Mukhlis atau yang akrab disapa Cak Ofi, mengaku prihatin terhadap dinamika program MBG (makanan bergizi gratis) yang dianggap terkesan memboroskan anggaran negara.

“Mohon maaf Pak Presiden, kami mengkritisi bapak bukan tidak suka tapi kasihan,” ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, pidato Presiden Prabowo yang menyebut mampu menciptakan satu juta tenaga kerja dengan anggaran Rp335 triliun justru berpotensi menghamburkan dana. Ia menilai, anggaran rakyat itu tidak menambah hasil signifikan dan di lapangan banyak kendala.

“Anggaran dari pusat kebijakannya Rp15 ribu per porsi, tapi sampai di lapangan harganya menjadi Rp10 ribu,” cetusnya.

Apabila negara mempercayainya, ia menyatakan siap menciptakan 10 juta tenaga kerja dengan anggaran yang sama.

“Monggo bapak Presiden kalau penasaran dan berkenan hadir di Kampung Family, Kediri, ngobrol soal program tenaga kerja,” ucapnya.

Disampaikan olehnya, kritik tersebut bukan berarti menolak kebijakan presiden. Bahkan, ketika ada pihak yang menghina kepala negara, Cak Ofi tetap membela meski tanpa dukungan.

“Boleh dicek datanya kami sampai sidang ke pengadilan tidak ada satupun pendukung bapak yang ikut bela, hanya saya pak,” katanya.

Ia berharap, Presiden Prabowo yang kini berusia 75 tahun tetap diberikan kesehatan dan mampu memimpin negara dengan baik hingga akhir masa jabatannya. (afa/mar)