Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Jember mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam lima tahun terakhir pada awal 2026. Capaian tersebut disampaikan dalam forum koordinasi lintas sektor bersama BI, OJK, dan BPS di sela kegiatan 'Bunga Desaku' di Mumbulsari pada Senin (6/4/2026) malam.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, mengatakan bahwa salah satu indikator utama adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melonjak 36 persen.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
"Salah satu indikator paling mencolok adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melonjak hingga 36 persen," ujarnya.
Ia menegaskan, kenaikan PAD tidak berasal dari penambahan beban pajak masyarakat, melainkan dari optimalisasi potensi daerah dan penutupan celah kebocoran transaksi melalui sistem digital.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Jember, Iqbal Reza Nugraha, menambahkan digitalisasi sistem pembayaran menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.
"Kemudahan dalam melakukan transaksi elektronik memiliki hubungan langsung dengan peningkatan efektivitas pengumpulan PAD," katanya.
BI berkomitmen memperkuat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sepanjang 2026. Gus Fawait juga berencana memperluas penggunaan pembayaran digital ke sektor strategis, seperti retribusi daerah, pariwisata, UMKM, hingga layanan kesehatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




