BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN

BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto berfoto bersama peserta dari media

MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto memperkuat sinergi dengan media untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Restoran XOW Mojokerto, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan memastikan masyarakat memperoleh informasi akurat sekaligus kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menegaskan media memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan Program JKN melalui penyampaian informasi yang benar dan terpercaya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dan media agar informasi yang disampaikan ke masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"BPJS Kesehatan dan media memiliki peran penting sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan informasi terbaru mengenai Program JKN dapat dipahami dengan baik dan disampaikan secara tepat, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan seragam" ungkap Titus.

Titus menyebut cakupan kepesertaan Program JKN di Kota dan Kabupaten Mojokerto telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Capaian tersebut menunjukkan hampir seluruh masyarakat telah terlindungi jaminan kesehatan, sehingga peserta diimbau memastikan data kepesertaan selalu diperbarui agar pelayanan tidak terkendala.

Ia menjelaskan, setiap perubahan data seperti nomor telepon, alamat, susunan keluarga, hingga identitas lainnya harus segera dilaporkan agar tetap valid.

Pembaruan data kini dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN maupun layanan administrasi non tatap muka PANDAWA di nomor 08118165165 tanpa harus datang ke kantor.

"Kami mengimbau peserta JKN untuk segera melaporkan setiap perubahan data agar pelayanan tetap lancar. Sekarang update data bisa dilakukan dengan mudah melalui Mobile JKN maupun PANDAWA. Kami juga mengajak masyarakat untuk mengunduh Mobile JKN karena aplikasi ini sangat membantu peserta mendapatkan informasi JKN yang lebih lengkap, mulai dari status kepesertaan, antrean online, riwayat pelayanan, hingga berbagai layanan lainnya secara praktis," ujar Titus.

Salah satu peserta kegiatan, Syafiduin, menilai sosialisasi tersebut memberikan manfaat dalam menjelaskan berbagai informasi yang sebelumnya belum dipahami masyarakat.

Menurutnya, layanan digital seperti Mobile JKN dan PANDAWA menjadi solusi praktis bagi peserta dalam mengakses layanan kesehatan.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini karena masyarakat jadi semakin paham bahwa perubahan data peserta itu penting dan sekarang prosesnya juga sangat mudah. Layanan digital seperti Mobile JKN dan PANDAWA tentu sangat membantu, apalagi bisa diakses kapan saja. Ke depan, kami siap mendukung penyebarluasan informasi ini agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga data kepesertaan tetap akurat," ujarnya. (ris/van)