Sulistyo Budi (berdiri depan nomor 7 dari kiri) Ketua IKA Unair Kediri Terpilih bersama para Alumni Unair di Kediri. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
Ia menilai kolaborasi antaralumni menjadi kunci dalam mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, IKA Unair Kediri juga akan menaruh perhatian pada sejumlah isu strategis di daerah, seperti pengelolaan sampah dan ketersediaan sumber air.
Ia menyatakan organisasi akan berupaya melakukan mitigasi terhadap persoalan tersebut, termasuk memantau wilayah yang pernah terdampak kekeringan.
Dengan mengusung slogan “Mapan dan Berbudaya”, kepengurusan baru menargetkan peran aktif sebagai pemberi solusi melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta.
Sementara itu, Ketua IKA Unair Kediri periode sebelumnya, drh. Nonot Soehartono, menyampaikan harapannya agar organisasi dapat semakin berkembang di bawah kepemimpinan baru. Ia menilai pada periode sebelumnya, fokus utama adalah memperkenalkan keberadaan IKA Unair kepada masyarakat Kediri.
Nonot juga menyoroti potensi besar alumni Unair yang telah berkiprah di berbagai sektor strategis di Kediri, termasuk di bidang kesehatan dan pemerintahan.
Ia berharap potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui program-program yang lebih terarah.
Selain itu, ia menyarankan agar pengurus baru rutin menggelar forum diskusi seperti Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan para alumni, guna memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




