Kedatangan jemaah haji Embarkasi Surabaya (SUB) langsung menuju Makkah untuk melakukan ibadah umrah wajib. Foto: MCH 2026.
“Parasetamol juga ramah terhadap lambung dan jantung,” ungkapnya.
Tak lupa, ia juga mengingatkan jemaah untuk membawa obat-obatan pribadi yang bisa digunakan untuk 5 hingga 6 hari, plester luka, obat maag dan diare, termasuk minyak kayu putih atau aroma terapi.
Agar lebih praktis saat dibawa, ia menyarankan obat dimasukkan ke dalam plastik bening, tujuannya agar mudah melihat isinya, dan pastinya terhindar dari tumpahan air atau keringat.
Terakhir, dia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk membawa botol semprot untuk mendinginkan suhu kulit secara instan saat terpapar matahari.
“Meski bukan obat, alat ini wajib ada untuk mendinginkan suhu kulit secara instan saat terpapar matahari selama fase Armuzna. P3K mandiri adalah adalah salah satu modal penting untuk tetap sehat dan mandiri selama menjalani puncak haji,” pungkas dr. Fathi. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




