Peninjauan tabung gas LPG bersubsidi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 1.567.660 tabung di Jawa Tengah dan DIY. Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBT, Taufiq Kurniawan, mengatakan bahwa tambahan pasokan itu setara dengan 99,31 persen konsumsi normal harian.
"Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama perayaan Idul Adha," ujarnya, Senin (25/5/2026).
Disampaikan pula bahwa tambahan stok LPG tersebut, terdiri atas 1.087.860 tabung di Jateng, dan 479.800 tabung di DIY.
"Harapannya dengan tambahan tabung tersebut masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha dan libur panjang akhir Mei ini," katanya.
Menurut dia, Pertamina terus memastikan keandalan stok hingga level distribusi yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Ia menjelaskan, tambahan pasokan tersebut disalurkan melalui dua skema, yakni pertama lewat penyaluran fakultatif sebanyak 1.048.440 tabung yang disalurkan pada 27 Mei 2026.
Fakultatif merupakan skema penyaluran tambahan yang dilakukan pada hari libur atau tanggal merah, di luar jadwal penyaluran reguler yang hanya berlangsung pada hari kerja, guna memastikan stok tetap tersedia di tengah tingginya permintaan masyarakat.
Kedua, skema extra dropping sebanyak 519.220 tabung yang dilaksanakan pada minggu keempat Mei 2026. Extra dropping adalah penambahan volume di atas penyaluran harian normal, yang ditujukan untuk memperkuat stok di tingkat pangkalan secara lebih cepat seiring meningkatnya kebutuhan menjelang Idul Adha.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi, sekaligus mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG rumah tangga yang umumnya terjadi selama periode Idul Adha.
"Saat kegiatan memasak dalam skala besar meningkat signifikan di tingkat keluarga maupun komunitas," kata Taufiq.
Sebagai dukungan terhadap program subsidi LPG yang dijalankan pemerintah, Pertamina mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG nonsubsidi agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran.
Pertamina menyediakan produk LPG nonsubsidi (Bright Gas) dalam 2 varian ukuran, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
"Meskipun jumlah melimpah, kami juga mengimbau masyarakat agar bijak mengkonsumsi energi dan melakukan pembelian LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina," ucap Taufiq.
Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan masyarakat pun dapat dengan mudah mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman ini. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




