Bayi perempuan yang dibuang, kini sudah berada di rumah sakit SLG untuk perawatan. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Seorang bayi perempuan yang baru lahir ditemukan warga di pinggir jalan area persawahan Dusun Babaan, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kamis (28/5/2026) pagi.
Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup dengan tali pusar yang belum terpotong.
BACA JUGA:
- Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Waris Mandek, Pelapor Datangi Polres Kediri Pertanyakan Audiensi
- Forkopimda Kabupaten dan Kapolres Kediri Turun ke Kampung, Siapkan Solusi untuk Warga Rentan
- Mediasi Kasus Penggelapan Motor di Polres Kediri: Pelaku Janji Kembalikan dengan Dicicil 3 Bulan
- Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Waris Rp10 Miliar di Kediri Belum Tetapkan Tersangka
Kapolsek Ngasem, Ipda Heri Priyadi mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB oleh Mujianto (55), warga Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem.
"Benar, telah ditemukan sesosok bayi perempuan di pinggir jalan area persawahan Dusun Babaan. Kondisinya sehat dan selamat saat dievakuasi," ujar Ipda Heri Priyadi, Kamis (28/5/2026) sore.
Menurut Ipda Heri, penemuan bayi bermula saat Mujianto sedang mencari sisa hasil panen jagung di area persawahan.
Di tengah aktivitasnya, Mujianto mendengar suara tangisan bayi dari arah pinggir jalan dan langsung mencari sumber suara tersebut.
Saat didekati, Mujianto menemukan sebuah sarung bantal berwarna hitam bermotif garis putih tergeletak di atas rumput.
Di dalam sarung bantal itu terdapat seorang bayi perempuan yang sedang menangis.
"Saksi kemudian langsung memberi tahu warga lain, Ali Mubin (53), seorang sopir yang saat itu kebetulan sedang memanen cabai di sawah tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Kapolsek Ngasem.
Mendapat informasi tersebut, Ali Mubin segera menuju lokasi dan menghubungi perangkat Desa Tugurejo.
Kabar penemuan bayi itu pun cepat menyebar hingga warga berdatangan ke lokasi kejadian.
"Guna menyelamatkan nyawa bayi malang tersebut, perangkat desa bersama warga langsung mengevakuasinya ke Rumah Sakit Simpang Lima Gumul (RS SLG) Kediri agar segera mendapatkan penanganan medis secara intensif," terang Ipda Heri.
Polisi bersama Tim Identifikasi Polres Kediri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait penemuan bayi tersebut.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.
"Pelaku atau orang tua bayi saat ini masih dalam proses penyelidikan (lidik). Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan melacak keberadaan pelaku yang diduga kuat sengaja membuang bayi tersebut setelah dilahirkan," tandas Ipda Heri Priyadi. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




