Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat memberi keterangan
Ia menilai percepatan proses kedatangan akan kurang optimal apabila masih dibebani kegiatan seremonial yang memakan waktu cukup lama.
Karena itu, pihaknya meminta pemerintah daerah mengurangi agenda penyambutan yang tidak bersifat mendesak.
"Kami sudah memberitahukan kepada seluruh kakanwil Kementerian Haji dan Umrah agar tidak perlu ada acara-acara seremonial yang berisikan pidato-pidato yang panjang-panjang sekali," kata dia.
Dahnil berharap para jemaah dapat segera beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarga setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Meski demikian, ia tetap menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang selama ini turut membantu pelayanan jemaah haji.
Menurutnya, dukungan pemda sangat penting, baik saat proses pemberangkatan maupun ketika jemaah kembali ke daerah asal masing-masing.
Di sisi lain, fase pemulangan jemaah haji gelombang pertama telah dimulai sejak 01/06/2026.
Pada hari pertama pemulangan, sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Keberangkatan tersebut dilepas langsung oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




