Ketua Umum MUI Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, bersama pimpinan komisi ketika menggelar work session. Foto: Ist
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Gresik, Prof. Abdul Chalik, mengajak seluruh komisi membangun budaya inovasi.
“Ide itu memang tidak sempurna, dan kita akan mengetahui ketidaksempurnaan itu ketika kita melakukan sesuatu. Inovasi adalah keberanian untuk melangkah,” katanya.
Ia menambahkan, strategi menghadapi efisiensi anggaran adalah membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Setiap komisi didorong menyiapkan gagasan sederhana namun menarik dalam bentuk Terms of Reference (ToR) singkat dan padat.
Pada akhir paparannya, Prof Chalik mengajak seluruh komisi bergerak bersama mewujudkan Trisula MUI Gresik yang meliputi aspek pelayanan, enterprising, dan academic ecosystem.
“Saatnya kita bergerak bersama menuju Trisula MUI. Caranya adalah dengan komitmen, koordinasi berkelanjutan, dan jangan menunggu waktu untuk melakukan sesuatu. Start for now,” pungkasnya.
Agenda bertajuk 'Eksplorasi Potensi Organisasi untuk Ketercapaian Trisula MUI Kabupaten Gresik 2026' berlangsung di Kantor MUI Gresik pada Jumat (5/6/2026), sebagai tindak lanjut pertemuan pimpinan komisi sebulan sebelumnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




