Rapat Persiapan Gladi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan, Lahan dan Laka Air Kabupaten Mojokerto.
MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian memimpin Rapat Persiapan Gladi Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan, Lahan dan Laka Air sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana saat musim kemarau.
Rapat yang digelar di Smartroom Satya Bina Karya (SBK), Jumat (12/6/2026), tersebut dihadiri perwakilan berbagai instansi lintas sektor, mulai dari Polri, TNI, Dinas Kehutanan, hingga Perum Perhutani.
BACA JUGA:
- Wisuda 650 Penghafal Al-Quran, Bupati Mojokerto Dorong Lahirnya Generasi Berakhlak Mulia
- BPBD Bojonegoro Prediksi 93 Desa Alami Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
- Anak Dirawat di ICU, Warga Mojokerto ini Akui Program JKN Sangat Membantu saat Kondisi Darurat
- Tiga Anak Sakit Barengan, Warga Mojokerto ini Rasakan Manfaat Nyata Program JKN
Dalam arahannya, Wakil Bupati Mojokerto menegaskan bahwa gladi kesiapsiagaan bukan sekadar simulasi, melainkan sarana untuk menguji efektivitas koordinasi dan kesiapan seluruh unsur terkait ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan.
"Gladi ini adalah sarana untuk menguji sistem komando, komunikasi, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi selama musim kemarau.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan pembakaran lahan, sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan," ajaknya.
Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan, lahan, dan kecelakaan air, dalam kegiatan tersebut Wabup Rizal juga meluncurkan proyek perubahan bertajuk "Tangguh Rek" dan "Mojo Mandala".
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




