dr. Dani Pramudya
JEDDAH,BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan ibadah haji khusus tahun 2026 di Arab Saudi berlangsung lancar dengan minimnya temuan jemaah yang menggunakan visa nonprosedural berkat pengawasan ketat otoritas setempat.
Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Kementerian Agama RI, Dani Pramudya, mengatakan seluruh data jemaah haji khusus yang berangkat tahun ini telah sesuai dengan data resmi yang terdaftar.
BACA JUGA:
- Bus Shalawat Tetap Beroperasi 24 Jam hingga 21 Juni Meski Jemaah Haji Sudah Banyak yang Pulang
- Pemulangan Haji Gelombang II Dimulai, 8.500 Jemaah Diterbangkan dari Madinah Hari Pertama
- Kemenhaj Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Lancar dan Aman
- Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Dipulangkan, Koper Ditimbang Dua Hari Sebelum Terbang
"Alhamdulillah pelaksanaan haji khusus di Tanah Suci berjalan lancar. Data-data yang kami dapatkan juga benar-benar sesuai dengan jemaah yang berangkat. Jadi tidak ada lagi jemaah yang berangkat melalui jalur tidak resmi atau nonprosedural seperti menggunakan visa ziarah maupun visa amil," ujar Dani di Jeddah, Senin, (15/6/2026)
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan sejak pintu masuk Arab Saudi, terutama di bandara.
"Kami melakukan pengawasan ketat terhadap calon jemaah yang dicurigai menggunakan visa tidak resmi. Karena itu, potensi pelanggaran bisa ditekan sejak awal," katanya.
Selain mengawasi dokumen perjalanan, pihaknya juga memantau pelayanan yang diberikan penyelenggara haji khusus kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.
Pengawasan tersebut mencakup layanan selama puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), termasuk akomodasi, hotel, transportasi, serta fasilitas lain yang dijanjikan dalam paket perjalanan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




