Sebagai bentuk protes terhadap hasil Muktamar GP Ansor di Yogyakarta ini, sejumlah peserta berkumpul di Wisma Sakinah, Kaliurang. Di tempat itu mereka menyepakati dan menunjuk salah satu calon Ketua Umum GP Ansor, Cupli Risman, sebagai Ketua Umum GP Ansor transisi.
Gus Rahmat menjelaskan bahwa Cupli Risman diberi tugas untuk menggelar Muktamar GP Ansor di bulan Januari 2016 sesuai amanah Muktamar 2011 Surabaya. "Kami akan menggelar muktamar yang sebenarnya. Bukan muktamar abal-abal seperti ini," ujarnya.
Mengenai, di mana lokasinya Muktamar GP Ansor nanti digelar, menurutnya akan dibicarakan dan disepakati.
Lalu bagaimana respon Cupli Risman? Cupli menyatakan siap mengemban amanah yang dipercayakan kepada dirinya. Mantan pengurus GP Ansor Periode 2000-2005 ini berjanji akan mengaktifkan kembali cabang-cabang yang dibekukan oleh Nusron Wahid, dan mengembalikan organisasi GP Ansor pada relnya yang benar.
Sebelumnya juga diberitakan, sejumlah Pengurus Cabang (PC) Ansor mengaku terancam kehilangan hak suara karena belum mengantongi Surat Keputusan (SK) kepengurusan.
Di antaranya, delapan PC Ansor di Sumatera Selatan. Namun, Ketua Pengurus Cabang (PC) Ansor Kabupaten Lahat, Ahmad Sahri Kurnianto meyakini, tak cuma 8 PC Ansor di Sumatera Selatan yang tersandera oleh masalah SK. "Saya yakin di daerah lain juga mengalami hal seperti ini," ujarnya seperti dilansir Monitorday, Kamis (26/11).
Sahri akan menggalang dan mengajak seluruh PC yang 'didzalimi' oleh PP GP Ansor. Sahri menilai penyanderaan SK itu merupakan pendzaliman karena, PP GP Ansor mengaku akan memberikan SK itu jika memberikan pernyataan dukungannya kepada salah satu kandidat yakni Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yakut. Gus Yakut adalah saudara Yahya Staquf yang kini jadi Katib Am dalam PBNU pimpinan KH Said Aqil Siroj. Gus Yakut kini anggota DPR RI dari FKB.
"Saya berharap di forum nanti, seluruh PC yang tidak diberi SK bersama-sama mengeluarkan suara protes," harap Sahri. "Saya saja yang mendapatkan SK tidak takut menyuarakan masalah ini. Bahkan saya akan merobek SK PC Kabupaten Lahat di forum nanti. Saya tidak takut kehilangan suara kalau caranya seperti ini (politis)," tandasnya. (ma)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




