​Ustaz Jadi DPO, Jamaah Luruk Mapolda Jatim

​Ustaz Jadi DPO, Jamaah Luruk Mapolda Jatim ?Jamaah Tajuk Muslim menunggu audiensi dengan pihak Polda. Foto:rusmiyanto/BANGSAONLINE

SURABAYA (bangsaonline) - H Muhammad Sai (50) warga Jl Tambak Sawah, pembina Jamaah Tajuk Muslim, ditetapkan menjadi DPO oleh Polda Jatim, untuk kasus tanah. Tak terima sang pembina jadi DPO, puluhan anggota jamaah ngluruk Mapolda, Kamis (24/4/2014).

Mereka datang mengenakan busana takwa, dan ingin bertemu Kapolda Irjen Pol Unggung Cahyono atau Wakapolda Jatim Brigjen Pol Suprodjo WS. Tuntutan mereka agar mencabut ketetapan DPO yang diberikan kepadaH Sai (50), atas kasus tanah sengketa di Tambah Sawah, yang saat ini dikuasai Henry J Gunawan.

Menurut Mala, satu jamaah, sengketa tanah di kawasan Tambak Sawah berawal Pak Sai selaku penggarap tanah negara seluas 12 ha, sejak tahun 1986 hingga sekarang. Tiba-tiba mendengar info kalau sawah yang digarapnya sudah dikuasai Henry J Gunawan. Padahal, Sai sendiri telah mengajukan permohonan sertifikat ke BPN Sidoarjo.

Simak berita selengkapnya ...