JAKARTA, BANGSAONLINE.com - PT Blue Bird Tbk mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan mencapai Rp5,7 triliun, tumbuh 13,2 persen secara tahunan (YoY).
Capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan menegaskan kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan di tengah perubahan industri transportasi berbasis teknologi.
BACA JUGA:
- Peran Doktor Ekonomi dalam Merumuskan Arah Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengalihan Hak Merek yang Tepat untuk Maksimalkan Potensi Bisnis
- CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital dan Dukungan Industri di Gresik
- Panji: Pupuk Indonesia Optimalkan Transformasi Industri 4.0 dalam Mewujudkan Swasembada Pangan
Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh kinerja solid seluruh lini bisnis, baik layanan taksi maupun non-taksi. Dari sisi profitabilitas, Bluebird membukukan EBITDA Rp1,34 triliun dan laba bersih Rp643,4 miliar, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Direktur Utama Bluebird, Andre Djokosoetono, menyampaikan capaian tersebut tidak lepas dari strategi perusahaan menjaga kualitas layanan di tengah transformasi industri.
“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi kinerja di tengah investasi berkelanjutan untuk peremajaan armada, peningkatan kesiapan layanan, serta pengembangan kapabilitas digital,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Sepanjang 2025, Bluebird menambah sekitar 1.800 unit armada baru sehingga total armada mencapai lebih dari 26.000 unit, termasuk kendaraan listrik. Ekspansi juga dilakukan melalui peningkatan jumlah pool menjadi 58 lokasi dan lebih dari 1.300 titik pangkalan di berbagai kota.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




