Bluebird Catat Pendapatan Rp5,7 Triliun Sepanjang 2025

Bluebird Catat Pendapatan Rp5,7 Triliun Sepanjang 2025

Transformasi digital turut mendorong pertumbuhan. Aplikasi MyBluebird mencatat peningkatan pengguna lebih dari 30 persen dengan kontribusi transaksi sekitar 40 persen dari total pemesanan. 

Fitur tarif pasti atau fixed price juga meningkat dua kali lipat, mencerminkan preferensi pelanggan terhadap transparansi biaya.

Selain itu, Bluebird memperluas penggunaan kendaraan listrik di layanan Bluebird dan Goldenbird di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Program sosial seperti Kartini Bluebird, beasiswa anak pengemudi dan karyawan, hingga program umrah telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat.

Atas konsistensi penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), Bluebird kembali tercatat dalam indeks ESGQ 45 IDX KEHATI dan ESG SL IDX KEHATI.

Memasuki 2026, perusahaan mengusung strategi 'Gerak Cepat, Layan Tepat, Tumbuh Pesat', dengan fokus pada ekspansi ke kota strategis, penguatan ekosistem layanan, serta pengembangan model bisnis fleksibel berbasis digital dan kemitraan. 

“Ke depan, kami akan terus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui fokus pada kualitas layanan, relevansi solusi, serta eksekusi yang presisi,” kata Andre. (fer/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO