Dirut PT PG, Hidayat Nyakman beserta jajaran direksi saat refleksi akhir tahun 2015. foto: syuhud/ BANGSAONLINE
Sebab, langkah ini dilakukan agar Indonesia tidak lagi bergantung import pangan dari negara lain seperti import beras dari negara Vietnam.
Sementara itu, dalam refleksi akhir tahun 2015, Dirut PT PG, Hidayat Nyakman mengatakan, kinerja PT PG terus mengalami peningkatan selama 5 tahun terakhir yakni 2010-2015.
Sebagai contoh, peningkatan kinerja pada tahun 2015, peningkatannya sangat menggembirakan dibandingkan tahun 2014.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, terlebih teman-teman wartawan yang memberitakan Petrokimia sangat baik, membuat kinerja kami terus mengalami peningkatan," katanya.
Menurut dia, total produksi PT PG hingga tahun 2015 sudah tembus hingga 9,6 jt ton, yang di dalamnya termasuk PT Jordan Abadi.
Begitu juga soal penjualan. Pada tahun 2015, penjualan pupuk PG mencapai 5,518 juta ton. Sedangkan laba yang didapatkan mencapai Rp 1,75 triliun.
Manajemen PG terus berupaya meningkatkan produksi dengan mengembangkan pabrik baru. Seperti pabrik amoniak II. "Semua itu kami lakukan untuk mendukung program Pak Presiden," pungkasnya.(hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




