Senin, 10 Mei 2021 14:54

Tiap Desa di Jember bakal Terima Rp 1,5 M

Jumat, 01 Januari 2016 21:05 WIB
Tiap Desa di Jember bakal Terima Rp 1,5 M

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Setiap desa di Jember bakal mendapatkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sebab, dana yang akan diberikan kepada 248 desa di sana pada tahun 2016 mencapai Rp 346 miliar.

"Seluruh desa di Jember akan digelontor anggaran mencapai Rp346 miliar dan angka tersebut bukan angka yang kecil, namun sangat fantastis," kata Penjabat Bupati Jember Supaad kepada wartawan, Jum'at (1/1).

Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 1 miliar untuk setiap desa. Sedangkan sisanya merupakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember yang dialokasikan sebesar Rp 500 juta per desa/kelurahan.

"Ketentuan itu sudah menjadi undang-undang. Kami berharap dengan dana itu, setiap desa bisa membangun ekonomi desanya berikut sumber daya manusia dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

BACA JUGA : 

Dugaan Penyimpangan BLT DD, Kades di Jember Sebut Warga Penerima Pikun

Lima Bulan Belum Gajian, ​PPDI Jember Wadul ke Komisi A

​Bupati Hendy: Jember Harus Mampu Keluar dari Persoalan Kemiskinan

Dewi Kemiri Jadi Destinasi Wisata Baru di Jember

Menurutnya, dana tersebut lebih dari separuh anggaran pembangunan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) karena masing-masing SKPD memiliki anggaran pembangunan tidak lebih dari Rp700 miliar.

"Desa benar-benar akan menjadi penggerak pembangunan di tahun ini, sehingga kepala desa bersama perangkatnya harus membangun desanya dengan maksimal dan masyarakat bisa sejahtera," cetusnya.

Supaad menjelaskan pemerintah pusat memiliki maksud dan tujuan untuk menempatkan anggaran sebesar itu untuk setiap desa, sehingga dana tersebut harus dikelola mandiri dan tidak keluar dari setiap desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan harus dilakukan sendiri.

"Jangan sampai ada 'capital fly', sehingga harus direncanakan, digunakan, dibelanjakan, dibangun dan diawasi oleh desa sendiri," tuturnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh kepala desa, agar menggunakan anggaran yang sudah dialokasikann sebagaimana mestinya, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.

"Jangan sampai dana itu disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga terjadi persoalan hukum dikemudian hari," tegasnya.

Penjabat Bupati Jember itu juga meminta kepada tiga pilar yakni Camat, Kapolsek dan Danramil untuk bahu-membahu mengingatkan dan mengontrol kinerja kepala desa.

"Dampingi kades dan masyarakat karena anggaran yang besar harus ada manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (tar/rev)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...