Pengacara Jessica Tantang Polisi Buka CCTV, Polisi Siap Perang Intelektual

Pengacara Jessica Tantang Polisi Buka CCTV, Polisi Siap Perang Intelektual Tersangka Jessica Kumala Wongso (27) dibawa ke ruang tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/1) malam, usai diperiksa selama 12 jam sebagai tersangka Kasus Kematian Wayan Mirna Salihin. foto: okezone.com

Iqbal juga menjelaskan bahwa kepolisian tidak melakukan penjemputan paksa. Menurutnya pihaknya hanya mendatangi dan melakukan penahanan. "Tolong dicatat juga tiap kita melakukan penangkapan memang istilah kepolisian jadi enggak ada penjemputan paksa. Jessica kan juga kooperatif saat itu," tuturnya.

Dia menyampaikan bahwa penahanan Jessica sengaja dilakukan agar upaya pendalaman terhadap materi penyidikan bisa berlangsung lancar. Dia meyakini, penyidik sudah mengantongi minimal dua alat bukti untuk menjerat Jessica.

"Alat bukti jelas dong, kalau kita sudah menetapkan tersangka, sudah minimal dua alat bukti sudah kita miliki bahkan penyidik sudah mempunyai lebih dari dua. Alat buktinya bukan hanya dalam proses penetapan dan penahanan tetapi dalam proses pemberkasan perkara," pungkasnya.

Sementara, Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin resmi ditahan pada Sabtu (30/1) malam setelah kurang lebih 12 jam diperiksa. Dilansir merdeka.com, Jessica keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 22.15 WIB. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari Jessica saat menuju ruang tahanan. Dia nampak lesu saat digiring beberapa anggota polisi.

"Maka malam ini terhadap J tersangka kasus tewas nya Mirna saya kami telah tandatangani untuk dilakukan penahan. Terhitung mulai pukul 22.30 WIB pada tanggal 30 Januari 2016," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Sabtu (30/1) dikutip merdeka.com.

Ibu Jessica Stress

Sementara, kedua orangtua Jessica Kumala Wongso depresi menghadapi kasus yang melibatkan putrinya dalam kasus dugaan pembunuhan Mirna saat ngopi bareng. Sesaat sebelum polisi menjemput Jessica yang sedang menginap di sebuah hotel, mereka sempat mengutarakan niatnya untuk mengungsi.

Niat tersebut disampaikan langsung oleh kedua orangtuanya kepada Ketua RT 14 RW 02 Kompleks Graha Pratama, Paulus Sukianto. Mereka mengaku hanya ingin menenangkan diri.

"Mau mengungsi untuk menenangkan diri, istri Pak Winardi merasa stres," kata Pak RT saat dijumpai wartawan di rumahnya, Minggu (31/1).

Ketika itu, ayah Jessica tampak terburu-buru memberitahukan niatnya. Sedangkan ibu Jessica, Imelda nampak depresi. "Dia bilang tolong bantu saya Pak," ucap Paulus menirukan ucapan Imelda. "Kita sama-sama orang beriman Bu, ibu berdoa saya juga berdoa," ucap Paulus kepada Imelda, ketika itu.

Saat itu ia meyakini bahwa anak ketiganya itu tidak bersalah. Kedua orangtua Jessica sengaja meninggalkan rumah sejak pagi hari untuk menghindari kerumunan wartawan. Jika tak berhalangan, keduanya akan kembali saat berita soal pembunuhan Mirna mereda."Ya dia sengaja berangkat pagi. Kan kalau lebih dari jam tujuh takutnya wartawan udah pada dateng terus enggak bisa pergi," kata Paulus. (mer/dtc/mtrv/sta)

Sumber: merdeka.com/detik.com/metrotvnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO