JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Ribuan honorer kategori dua (K2), masih terus menyerukan rasa kecewanya kepada Presiden Joko Widodo. Mereka kecewa karena Jokowi tidak menemui para honorer, yang sudah datang jauh-jauh ke Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/2).
Berbagai macam kalimat cercaan sudah mereka keluarkan. Ada pula yang mendoakan mantan gubernur DKI Jakarta itu supaya dibukakan hatinya agar mau menemui para honorer. Saking kesalnya, ada seorang ibu-ibu yang mendoakan agar malam ini Jokowi tidak bisa tidur nyenyak.
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
"Kami doakan semoga Pak Jokowi nggak bisa tidur malam ini. Biar dia merasakan apa yang kami rasakan di sini," seru honorer asal Bojonegoro tersebut.
Ada pula yang mendoakan agar Jokowi terkena serangan stroke. "Biar Jokowi kena stroke," teriak seorang honorer.
Hingga pukul 16.30 WIB, Jokowi belum juga menemui perwakilan honorer karena jadwal yang padat hari ini. Ribuan honorer sengaja berkumpul di depan Istana untuk meminta kejelasan nasib mereka agar diangkat menjadi CPNS.
Politikus PDIP Arteria Dahlan yang ikut mendampingi perwakilan Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) memberikan peringatan keras kepada Presiden Joko Widodo. Jokowi diminta tidak memandang remeh aksi massa honorer K2 hari ini, Rabu (10/2).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




