Harga Dipermainkan Pengepul, Bulog Diminta Stabilkan Harga Jagung di Tuban

Harga Dipermainkan Pengepul, Bulog Diminta Stabilkan Harga Jagung di Tuban

Lanjut Budi, selama ini petani hanya menjual jagung pada pengepul palawija. Tapi para pengepul ini sudah biasa memainkan harga. Sehingga, terkadang harganya tidak sesuai dengan biaya perawatan. Dari sini para petani dapat merugi.

“Kami minta bulog menuruti permintaan petani,” ungkap pria yang juga ketua Gapoktan Mekarsari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak ini.

Kendati demikian, Budi tetap berterimakasih pada pemerintah dengan kebijakan membatasi impor jagung. Oleh karena itu, untuk meneruskan kebijakan pemerintah itu, bulog harus turut serta menyetabilkan harga di tiap-tiap daerah.

Sementara terkait permintaan petani itu, Kepala Bulog Subdrive III Jawa Timur, Tuban-Bojonegoro, Efdal menyampaikan, sementara ini gudang bulog yang berada di Tuban tidak dapat menyimpan jagung. Sehingga, saat ini belum bisa mengambil kebijakan terkait permintaan para petani.

“Gudang di Tuban tidak dapat digunakan untuk penyimpanan jagung, jadi belum bisa mengambil kebijakan terkait permintaan petani,” katanya. (wan/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO