SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Satu rumah di Dusun Lengkong Barat, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk, roboh setelah diterjang puting beliung, Selasa (8/3) siang. Mujur saja peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa. Hanya saja, pemilik rumah, Atun dan Ansori, mengalami luka berat di sekujur tubuh, dan saat ini sedang dirawat di puskesmas setempat.
Salah satu masyarakat, Sandy Tyas Mulyadi, memaparkan bahwa saat kejadian, pemilik rumah sedang istirahat siang. Saat sedang asyik istirahat itu, kemudian datang angin sangat kencang yang meluluhlantakkan rumah yang didiami. Pemilik rumah tidak bisa kabur, karena tiang rumah sudah menimpa badan.
Baca Juga: Pastikan Penanganan Infrastruktur Berjalan Cepat, Bupati Trenggalek Lakukan Peninjauan
"Tapi syukur, meski pemilik rumah luka berat, tidak sampai terjadi sesuatu yang lebih lagi," papar Mulyadi.
Menurut Mulyadi, sebenarnya umur rumah itu tidak terlalu tua. Tapi karena terpaan angin cukup kencang, rumah itu pun roboh. Diperkirakan, kerugian yang harus ditanggung sebesar Rp 40 juta.
Sementara Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri, mengaku langsung menerjunkan tim ke lokasi setelah mendapatkan informasi tersebut. Hal itu untuk mengetahui berapa jumlah korban dan kerugian yang ditimbulkan.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Resmikan Kampung Indah Permai, Bupati Trenggalek Ucapkan Terima Kasih
"Informasi yang saya terima, korban kabarnya mau dirujuk ke rumah sakit," kata Syaiful.
Syaiful mengaku belum mendapat laporan resmi dari perangkat desa. Padahal laporan itu perlu dilakukan sebagai landasan untuk mengucurkan bantuan kepada korban bencana. Oleh karena itu, dia berharap agar perangkat desa segera melaporkan peristiwa tersebut ke BPBD secara resmi.
"Kasihan korban. Mereka butuh diperhatikan," pungkas Syaiful.
Baca Juga: Bupati Arifin Tinjau Sungai Domerto yang Nyaris Rata dengan Tanah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News