Mas Abu juga sempat curhat, bahwa saat ini Islam sudah digambarkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai agama yang kejam.
"Beberapa waktu lalu saya menerima pesan, bagaimana orang berjenggot terkesan teroris sementara orang bertato malah memamerkan diri, wanita bercadar dianggap kurang bergaul dibanding wanita yang berpakaian minim, lebih mudah menembak terduga teroris daripada menangkap bandar narkoba,” ujar Mas Abu disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.
“Bahwa kami atas nama pemerintah daerah, sangat mengharapkan dukungan, kritik atau saran agar mampu mengemban amanah ini,” imbuh Mas Abu.
Mas Abu juga meminta agar warga nahdliyin, khususnya para ulama dan tokoh agama di Kota Kediri ikut mengantisipasi dampak negatif dari globalisasi. Sebab, saat ini budaya barat sudah mulai masuk Kota Kediri.
Usai membuka konfercab, rombongan Wali Kota Kediri didampingi para ulama kemudian meninjau pembangunan gedung pendidikan untuk TPA dan TPQ yang berada di lantai 2 kantor PCNU Kota Kediri. (adv/hms/rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




