Gus Iwan ketika diskusi dengan Pendiri RGS, H. M. Khozin Ma'sum soal pembangunan di Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Menurut dia, tata kelola pendidikan di Kabupaten Gresik masih diperlukan banyak pembenahan. Betapa tidak, alokasi anggaran untuk sektor pendidikan di Kabupaten Gresik terbilang sangat tinggi, bahkan pernah tembus hingga 37 persen dari kekuatan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Alokasi ini jauh lebih tinggi dari amanat UU untuk pendidikan di tingkat pusat yakni, 20 persen.
Namun sisi lain, lanjut Gus Iwan selama ini, stigma di masyarakat menganggap kalau pemerintah selama ini kurang peduli terhadap dunia pendidikan. Kondisi ini disebabkan masih banyaknya diketemukan fenomena tarikan di sekolah negeri maupun swasta yang dianggap sangat membebani masyarakat.
"Sehingga wajar masyarakat masih menganggap tata kelola pendidikan masih jauh dari harapan masyarakat," jelas wakil ketua komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI (majelis ulama indonesia) pusat ini.
Sebagai putra daerah, Gus Iwan yang juga menantu pengasuh Ponpes (pondok pesantren) Sunan Drajat, Lamongan, Prof. DR. KH Abdul Ghofur ini meminta agar pemerintahan Kabupaten Gresik di bawah komando SQ (Sambari-Qosim) untuk terus memperbaiki tata kelola pendidikan di Kabupaten Gresik.
Namun di sisi lain Gus Iwan juga mengapresiasi langkah SQ yang akan mendirikan sarana-sarana pendidikan baru untuk menggeliatkan pendidikan di kota pudak ini. Di antaranya adalah, program SQ yang akan mendirikan PT (Perguruan Tinggi) NU (Nahdlatul Ulama) untuk pendidikan tinggi putra daerah Gresik. Khususnya putra-putri warga NU.
"Sebagai putra NU saya sangat senang SQ akan dirikan perguruan tinggi NU untuk membesarkan NU di Kabupaten Gresik," terang Rektor Institut Sunan Drajat ini.
Ditambahkan Gus Iwan, pendirian PT NU yang akan dilakukan oleh SQ itu nantinya untuk menghidupkan dan melestarikan budaya lokal Gresik sebagai kota wali dan kota santri. Apalagi, SQ juga punya program akan membangun islamic center di setiap kecamatan dan membangun wisata heritage di kawasan alun-alun Gresik. (m.syuhud almanfaluty)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




