MUI Mulai 'Diserang', KH Hasyim Muzadi Minta Ulama Rapatkan Barisan

MUI Mulai KH Hasyim Muzadi

SAMARINDA, BANGSAONLINE.com - Sekjen Islamic Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Hasyim Muzadi mengajak segenap ulama merapatkan barisan untuk memperkuat Majelis Ulama Indonesia (). Imbauan ini menyusul sejumlah ‘serangan’ bermuatan upaya-upaya mendegradasi belakangan ini. Sejumlah lembaga juga meminta pemerintah mengkaji ulang posisi .

Teranyar, serangan tersebut menyerang personal pengurus . Melalui akun twitternya, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hergens mengunggah foto Ketua Umum , KH Ma’ruf Amin dengan kalimat satir yang bernada sindiran. Meski belakangan, Boni menghapus dan meminta maaf atas postingannya tersebut.

Baca Juga: MUI Sampang Dukung Polisi Kawal Pilkada Damai dan Kondusif

Kiai Hasyim menilai, ‘serangan’ tersebut adalah bagian dari sekularisasi yang sistemik. Kiai Hasyim yang juga Anggota Dewan Anggota Pertimbangan Presiden ini mengatakan, keberadaan masih diperlukan bahkan semestinya dioptimalkan sebagai wadah perkumpulan ulama-ulama.

“Masih relevan untuk masalah-masalah keagamaan dibanding lembaga-lembaga yang tidak mengerti agama,” katanya di sela-sela kunjungannya berdialog dengan pemuka agama Samarinda dan meninjau Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (22/11).

Mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menyarankan agar para ulama nonstruktural yang berkompeten segera berkumpul memberikan penguatan dan solusi konkret menyikapi hal ini. “Harus perkuat dan bersama-sama memperkuat ,” katanya.

Baca Juga: Selain Tinjau Gedung UPT RPH, Pj Wali Kota Kediri Serahkan Sertifikat Halal dan NKV RPH-R

Sebelumnya, akun yang mengaku 'Ahoker' Mas Teddy Bayupatti 'memuji' KH Ma'ruf Amin yang berusia 73 tahun bisa menikahi wanita muda umur 30 tahun. Namun, dalam pujiannya ia malah menggunakan kata-kata yang kurang sopan.

"Hebat nih pak Maruf Amin Umur 73 tahun k***y sama wanita muda umur 30 tahun," ujarnya yang menanggapi salah satu berita media online dan menampilkan foto Ma'ruf Amin dan istrinya di laman Twitter.

Akun Teddy Bayupatti memiliki jumlah pengikut yang tak sedikit. Ada 43,1 ribu pengikut. Dalam profilenya ia menyebutkan sebagai Jokowi-Ahok Lovers dan Love NKRI. Tampak juga foto Ahok bersama sejumlah pendukungnya.

Baca Juga: Gus Nasrul: Banyak Sarjana Muslim yang Belum Paham Salat

Komentar tersebut terlontar lantaran pengamat politik Boni Hargens mengunggah foto lama pernikahan Ketua KH Ma'ruf Amin di Twitter, Selasa (22/11). Tak hanya itu, di dalam foto tersebut juga terdapat tulisan:

"Kami ucapkan selamat kepada Bapak Wakil Ketua Ma'ruf Amin yang berusia 73 tahun. Hari ini menikahi wanita cantik Wury Estu Handayani, yang berusia 30 tahunan semoga kedua mempelai berbahagia dan langgeng sampai akhir hayat. Amin Yra."

Boni Hargens telah minta maaf dan mengaku tak sengaja mengunggah foto tersebut. Boni Hargens merupakan pengamat yang selama ini menilai ada aktor politik atau pihak-pihak menunggangi di balik demo bela Islam 4 November lalu.

Baca Juga: Sinergitas Pendidikan Non-Formal, MUI Kabupaten Pasuruan Gelar Lokakarya

"4 November mainan para aktor pecundang. Ada indikasi uang korupsi dari kekuasaan 10 tahun lalu ikut mendanai aksi kotor tsb. usut tuntas#," tulis Boni di Twitter, Sabtu (12/11).

Belum jelas maksud Boni Hargens mengunggah foto pernikahan Ma'ruf Amin tersebut. Apakah bermaksud memojokkan atau ada motif lain. Namun aktivis Jaringan Islam Liberal yang juga Pengurus Cabang Istimewa NU di Amerika Akhmad Sahal menyayangkan beredarnya foto tersebut.

Menurutnya, foto tersebut diambil pada 2014. Adapun pernikahan itu adalah ranah privat. "Enggak ada kaitan dengan sikap sekarang. Sangat tidak elok dipakai untuk memojokkan Ketum ," ujarnya lewat kicauan di Twitter.

Baca Juga: Judi Online Jadi Bahasan Ormas Islam di Kabupaten Pasuruan

Tak sedikit yang mendukung Sahal. Akun Bemz_Q mengatakan, menyerang ranah pribadi untuk tujuan politik adalah tak elok dan jauh dari etika politik.

Sementara akun maju Bersama 3 menambahkan, lagi pula pernikahan sudah lama terjadi. Hal terpenting pernikahan sesuai ketentuan agama. "Sah!!"

Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia () ikut mengomentari foto pernikahan Ketua Umum KH Ma'ruf Amin yang diunggah pengamat politik yang juga Komisaris Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Boni Hargens di akun Twitter pribadinya.

Baca Juga: Gus Nasrul Sebut Indonesia Darurat Konten Medsos

Sekjen Anwar Abbas mengatakan, foto yang diunggah tersebut memang benar adanya. Karena saat itu ia memang menjadi saksi pernikahan yang berlangsung pada 2014 itu.

"Saya menjadi saksi pernikahan, sebelumnya beliau (Kiai Ma'ruf) hidup dengan istri cukup lama dan istrinya kemudian dipanggil Allah SWT (meninggal)," kata dia dalam konferensi di Kantor , Jakarta Selasa (22/11).

Dia menjelaskan, setelah ditinggal sang istri, Kiai Ma'ruf satu tahun kemudian menemukan jodoh dengan seorang perawat, janda anak dua. Pernikahan dan akad dilakukan di Masjid Sunda Kelapa saksinya dua cawapres, saat itu, Jusuf Kalla dan Hatta Rajasa. "Jadi foto itu sah. Tak perlu diragukan lagi itu benar," ujarnya.

Baca Juga: Salam Lintas Agama Dihukumi Haram Tak Terkait Intoleran

Terkait postingan foto oleh pihak yang tidak berkepentingan, ia tidak mengetahui apa motif yang bersangkutan memposting foto tersebut di akun pribadinya. Namun ia hanya membenarkan foto tersebut benar. "Karena kalau di-zoom di situ ada juga foto saya, sebagai saksi. Tapi foto itu bukan diambil sekarang," katanya. (mer/det/tic/lan)

Sumber: merdeka.com/detik.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pastor Sindir Kiai Poligami, Ini Respon Cerdas dan Jenaka KH A Hasyim Muzadi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO