
Plt Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono mengungkapkan, pihaknya sudah mengevakuasi beberapa korban terdampak ke puskesmas lantaran sakit. Mereka yang dievakuasi adalah Julastri (68), Yuyun (32), Jasminem (66), Jasmirah (65) dan Tarmudi (45) warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel.
“Yang dirujuk rata-rata keluhannya gatal-gatal,” ungkap Joko.
Disinggung solusi untuk penanganan tanggul Bengawan Solo, Joko mengatakan bahwa hal itu membutuhkan dana besar. Sedangkan, domain tanggul itu berada di bawah Pemerintah Pusat.
Untuk menyiasatinya, lanjut Joko, Pemkab Tuban melalui BPBD akan mengajukan usulan agar ada penambahan. “Untuk pembenahan tanggul sudah menyerap dana APBD Pemkab sebesar Rp 30 miliar. Sedangkan, Rp 60 miliar dana dari pusat untuk kontruksi, dan anggaran sebesar itu hanya mendapatkan 1,5 kilometer dari 25 kilometer yang tidak bertanggul,” tuturnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




