Penyerahan PKH Non Tunai ini, bersamaan dengan penyerahan paket bantuan sosial lainnya yakni Program Makanan Tambahan (PMT) oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek.
Secara keseluruhan total bantuan sosial yang disalurkan Pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk Cilacap sejumlah Rp 286,4 miliar, terdiri dari PKH Non Tunai, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bansos lanjut usia, bansos disabilitas, bansos UEP KUBE, dan bansos RS RTLH.
"Di sini saya sampaikan kembali, jangan pakai uang bansos ini untuk beli pulsa dan rokok ya. Tapi untuk pendidikan dan kebutuhan sekolah anak. Bisa juga untuk tambahan modal usaha," kata Presiden.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengingatkan agar KPM PKH belajar menabung dan tidak serta merta menghabiskan dana bansos yang diterima. Ia berharap penggunaan dana bantuan tersebut benar-benar untuk kegiatan belajar, seperti membeli buku atau seragam.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menuturkan terkoneksinya masyarakat miskin dengan perbankan membuat mereka dapat memanfaatkan berbagai produk dan jasa keuangan formal seperti transfer, menabung maupun pinjaman serta asuransi.
Ditambahkan, intervensi pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan pun semakin efektif. Karena bantuan sosial dan subsidi diintegrasikan dalam satu kartu yaitu Kartu keluarga Sejahtera (KKS) yang memiliki fitur uang elektronik dan tabungan sehingga bisa menampung bansos PKH, Pangan, Subsidi LPG 3 Kg, dan subsidi listrik.
"Penyaluran bantuan nontunai sangat efektif mengajarkan masyarakat untuk menyimpan uang bantuan dalam tabungan. Jadi tidak serta merta diambil semua saat bansos ditransfer," imbuhnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




