Sabtu, 10 April 2021 21:03

Terduga Pelaku Pembunuhan Istri Polisi Kenal dengan Korban, Ini Penjelasan Polres Jombang

Senin, 04 September 2017 17:04 WIB
Wartawan: Romza
Terduga Pelaku Pembunuhan Istri Polisi Kenal dengan Korban, Ini Penjelasan Polres Jombang
Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto. foto: ROMZA/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Polres Jombang sudah menyebarkan foto terduga pelaku pembunuhan Sri Handayani (52) yang tak lain istri dari Aiptu Sunaryo, warga Dusun/Desa/Kecamatan bareng, Kabupaten Jombang. Terduga pelaku ini sudah berhasil diidentifikasi setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan sejumlah barang bukti.

“Kita sudah identifikasi terduga pelakunya, fotonya sudah kita sebar ke polsek jajaran di wilayah Kabupaten Jombang dan luar kota,” ujar Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, Senin (4/9/2017).

Agung menjelaskan, terduga pelaku yakni pria berinisial MS (35), warga Dusun Sumberdadi, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang yang sudah saling kenal dengan korban. MS merupakan pelanggan dari korban.

Terduga pelaku yang memiliki tiga anak itu setiap tiga hari sekali berbelanja di toko milik korban. “Terduga pelaku ini tinggal di rumah mertuanya, dan membuka toko. Jadi, ketika stok barang di tokonya habis, pasti dia belanja di toko milik korban. Dan keduanya memang sudah saling kenal,” jelas Kapolres.

BACA JUGA : 

Mayat Perempuan di Lahan Tebu Mojowarno Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya 3 Orang

Polres Jombang Ungkap 25 Kasus Pidana Selama Januari 2021

Tewasnya Pemuda di Jombang Akibat Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru, Gara-gara Postingan di Medsos

Pemuda di Jombang Tewas Dikeroyok Saat Malam Tahun Baru

Terduga pelaku yang memiliki tiga anak itu setiap tiga hari sekali berbelanja di toko milik korban. “Terduga pelaku ini tinggal di rumah mertuanya, dan membuka toko. Jadi, ketika stok barang di tokonya habis, pasti dia belanja di toko milik korban. Dan keduanya memang sudah saling kenal,” jelas Kapolres.

Menurut Agung, berdasarkan keterangan saksi, MS melarikan diri ke area persawahan serta sempat melewati pemukiman warga usai kejadian pembunuhan. “Dari keterangan saksi, memang ada yang melihat yang bersangkutan. Kalau dari keterangan istri MS, yang bersangkutan tidak pernah meninggalkan rumah tanpa izin. Ternyata sejak sehari sebelum kejadian, hingga hari ini MS tidak memberi kabar kepada keluarga berada di mana,” ungkapnya.

Selain itu, polisi juga sudah mengambil sampel dari orang tua terdua untuk tes DNA yang dicocokkan dengan puntung rokok yang ditemukan di samping jenazah korban saat olah TKP (tempat kejadian perkara). “Ini untuk menguatkan barang bukti yang sudah mengarah kepada terduga pelaku,” lanjutnya.

Agung meminta kepada warga yang mengetahui keberadaan terduga pelaku supaya menyampaikan informasi kepada polisi melalui nomor telepon yang sudah disebar. “Kami juga mohon warga yang mengetahui jangan kontak fisik langsung dengan terduga pelaku. Karena yang bersangkutan berbahaya bagi warga,” bebernya.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga dihmbau untuk melaporkan kepada polisi apabila mengetahui keberadaan terduga pelaku. “Kepada terduga pelaku, hanya ada dua pilihan. Menyerahkan diri, atau kami tindak tegas nantinya,” pungkas Kapolres.

Adapun korban saat pertama kali ditemukan tewas dalam kondisi terikat kabel. Selain itu, terdapat luka jeratan di kabel setrika di leher korban. Dan di bagian kepala korban terdapat luka menganga. Sedangkan di bagian perut masih tertancap sebuah gunting.

Hingga kini, polisi sudah memeriksa 9 saksi terkait kasus pembunuhan tersebut. Selain itu, polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa CCTV, uang total sekitar Rp 310 juta, setrika, sepeda onthel, dan gunting.

Diberitakan sebelumnya, Sri Handayani (52), istri Aiptu Sunaryo anggota Polsek bareng Resort Jombang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di bagian tubuhnya. Perempuan ini diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan di toko yang juga rumahnya sendiri di Dusun/Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Selasa (29/8/2017) malam.

Beberapa barang bukti ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Diantaranya uang sekitar Rp 120 juta dan CCTV saat polisi melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), Rabu (30/8/2017). (rom)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...