JEMBER, BANGSAONLINE.com - Rapat Kebijakan Umum Anggaran Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2017 berbuntut kisruh. Suasana rapat yang bertempat di ruang Badan Musyawarah DPRD Jember sempat memanas, bahkan dalam rapat tersebut sempat terjadi aksi saling tuding dan lempar kotak kue. Karena situasi sudah tidak terkendali lagi, akhirnya oleh pimpinan rapat dihentikan.
Rapat terpaksa dihentikan gara-gara Plt Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pemukiman Rakyat Yessi Syarifah menolak untuk memberikan paparan di hadapan Badan Anggaran Pemkab Jember.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
"Dalam rapat ini ,Kami tidak ada kewajiban untuk memberikan paparan kepada Badan anggaran DPRD," Kata Yessi.
Akibat ucapan dari Plt Dinas Cipta Karya, seluruh anggota Banggar DPRD Jember langsung emosi. Sebagian anggota Banggar mempertanyakan pemahaman OPD terkait masalah KUA-PPAS ini.
"Jika Plt Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pemukiman Rakyat tidak berkenan, kami persilakan untuk meninggalkan tempat sidang." kata salah seorang anggota banggar.
Dengan rasa tidak bersalah Yessi pun meninggalkan tempat sidang. Bahkan sebelum meninggalkan tempat sidang, Yessi sempat mengucapkan berterima kasih karena diminta pulang.
Menanggapi persoalan ini, Plt Sekda Mirfano menjelaskan bahwa seharusnya yang memberikan paparan adalah tim anggaran Pemkab Jember. Hal ini dilakukan agar lebih jelas menerangkan program tentang perubahan anggaran yang ada di Cipta Karya.
"Kami mengajak OPD terkait. Tujuan tim anggaran mengajak OPD terkait untuk membantu menjelaskan laporan perubahan anggaran kepada banggar," ungkap Mirfano.
Sebelumnya, penjelasan yang disampaikan oleh Yessi tidak bisa dipahami oleh anggota banggar. Selain itu, Banggar juga menilai apa yang dijelaskan oleh Yessi di luar angenda yang sedang dibahas di banggar. Agar tidak melenceng apa yang sedang dibahas, akhirnya Plt sekda diminta untuk memberikan paparan. Namun, sela-sela rapat inilah yang memanas. Secara tiba tiba Ahmad Fauzi yang tak lain mantan Plt Dinas Cipta Karya langsung menyela perdebatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




